Berita  

Koordinir Tambang Beroperasi di Luar IUP di Tujuh Batang, Ded Tantang APH

banner 120x600

ZN, PANGKALPINANG – Nama Ded disebut-sebut berada di balik aktivitas sejumlah ponton tambang yang diduga beroperasi di luar wilayah IUP PT Timah di kawasan perairan 7 Batang. Informasi tersebut mencuat dari keterangan nelayan Sanfur dan Tanjung Bunga yang mengaku melihat langsung aktivitas ponton tanpa banner perusahaan di lokasi tersebut.

Laporan mengenai dugaan aktivitas tambang di luar IUP itu diketahui sejak Jumat (22/5/2026) siang. Menurut nelayan, sejumlah TI apung terlihat bekerja di kawasan 7 Batang dan disebut telah bergeser hampir satu kilometer dari batas IUP PT Timah.

Tak hanya menyoroti lokasi tambang yang diduga berada di luar wilayah perizinan, nelayan juga menyebut adanya pihak yang diduga mengoordinir dan mengawal aktivitas ponton di lapangan.

“Kami kebetulan lewat saat pulang dari laut dan melihat ada beberapa ponton bekerja di daerah 7 Batang. Setahu kami lokasinya sudah hampir satu kilometer keluar dari IUP PT Timah,” ujar seorang nelayan kepada wartawan.

“Info yang kami dapatkan ada koordinator berinisial DD yang mengawal ponton itu bekerja. Harapan kami pihak Polairud Babel segera turun dan mengecek aktivitas tersebut,” tambah sumber itu.

Kawasan 7 Batang sendiri disebut sebagai area yang berkaitan dengan sitaan perkara dugaan tindak pidana korupsi tata niaga timah, sehingga aktivitas pertambangan di wilayah tersebut menjadi perhatian masyarakat.

Menanggapi laporan tersebut, Direktur Polairud Polda Bangka Belitung, Kombes Pol. Rudi Saeful Hadi, mengatakan pihaknya telah memerintahkan jajaran Gakkum untuk melakukan pengecekan.

“Saya sudah perintahkan Kasubdit Gakkum untuk melakukan pengecekan. Karena di sana ada IUP PT Timah jadi tidak sembarang kita melakukan penindakan. Kalau memang terbukti di luar IUP, jelas akan kami tindak,” tegasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *