ZN, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan organisasi perempuan dalam membangun generasi muda yang tangguh, aman, dan mandiri secara ekonomi. Komitmen itu disampaikan saat pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) se-Kota Pangkalpinang, Sabtu (23/5/2026).
Mewakili Wali Kota Pangkalpinang, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Pangkalpinang, Agustu Efendi, mengatakan pemerintah daerah menaruh perhatian besar terhadap peran strategis perempuan muda dalam memperkuat ketahanan sosial dan keluarga di tengah tantangan era digital.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Rangkui itu bertepatan dengan Hari Lahir (Harlah) Fatayat NU ke-76 dan dirangkaikan dengan Seminar Pencegahan Kekerasan Seksual menghadirkan narasumber Zubaidah.
Agustu menilai kader Fatayat NU memiliki peran penting sebagai pelopor kebaikan sekaligus agen perubahan positif di tengah masyarakat.
“Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap muda-mudi atau pimpinan anak cabang Fatayat NU ini dapat menjadi role model di sisi keamanannya, menjadi contoh generasi muda kita,” ujar Agustu.
Menurut dia, organisasi Fatayat NU yang telah berdiri sejak 1950 menunjukkan konsistensi dalam membangun kualitas perempuan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Hari lahir Fatayat NU ini sangat baik dan sudah cukup lama, sejak tahun 1950. Saya pikir ini adalah momen yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas generasi muda terutama perempuan dari kalangan NU di Kota Pangkalpinang,” katanya.
Pemkot Pangkalpinang, lanjut Agustu, tidak hanya memberikan apresiasi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi konkret melalui berbagai program pemberdayaan yang melibatkan perangkat daerah.
“Pemerintah Kota Pangkalpinang sangat mengapresiasi ini dan juga menguatkan peran-peran generasi muda kita terutama yang dapat memberikan andil serta perannya dalam keluarga ke depan, juga ekonomi keluarga butuh peran muda-mudi ini di era digitalisasi saat ini,” tuturnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkot Pangkalpinang mendorong kader Fatayat NU memanfaatkan peluang pelatihan dan penguatan keterampilan melalui dinas terkait, terutama pada sektor ekonomi kreatif dan usaha keluarga.
“Silakan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan dan Koperasi untuk melatih kader-kader muda-mudi ini dari sisi penguatan kuliner, pelatihan keterampilan, peningkatan kualitas mereka dalam rangka mendukung usaha ekonomi keluarganya, kami mendukung sekali,” tegas Agustu.
Ia juga berpesan kepada jajaran pengurus PAC Fatayat NU yang baru dilantik agar segera menyusun langkah strategis serta membumikan program kerja hingga tingkat akar rumput dengan melibatkan aparatur lokal. Dengan sinergi tersebut, pemerintah berharap kehadiran Fatayat NU semakin memberi dampak positif bagi pembangunan sosial dan pemberdayaan perempuan di Kota Pangkalpinang. (*)
















