Pemkot Pangkalpinang Tetapkan 135 Keluarga Penerima Bansos PKH dan Sembako Usai Verifikasi Ulang

banner 120x600

ZN, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang menetapkan sebanyak 135 keluarga sebagai penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako setelah melalui proses verifikasi ulang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan diterima masyarakat yang memenuhi kriteria.

Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, mengatakan penetapan penerima bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Sosial, Pemkot Pangkalpinang, dan Bank BNI.

Penyerahan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) secara simbolis dilaksanakan di rumah dinas BNI, kawasan Alun-Alun Taman Merdeka, Pangkalpinang, Selasa (20/10/2026).

Saparudin menjelaskan, jumlah calon penerima bantuan pada awalnya mencapai lebih dari 200 keluarga. Namun, setelah dilakukan verifikasi ulang, jumlah tersebut ditetapkan menjadi 135 keluarga yang memenuhi kriteria tingkat kesejahteraan pada desil 1 hingga desil 4.

“Data itu sebenarnya ada dua ratusan lebih. Akan tetapi, kami verifikasi ulang dan menjadi 135,” kata Saparudin.

Menurut dia, proses verifikasi dilakukan dengan memeriksa kondisi sosial ekonomi serta domisili calon penerima. Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan sejumlah warga yang telah pindah domisili maupun mengalami peningkatan tingkat kesejahteraan sehingga tidak lagi memenuhi kriteria penerima bantuan.

Ia menegaskan, evaluasi data menjadi bagian penting dalam upaya memastikan program perlindungan sosial benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Selain bantuan reguler, keluarga penerima manfaat yang memiliki balita, penyandang disabilitas, maupun lanjut usia juga berpeluang memperoleh bantuan tambahan PKH sesuai ketentuan program.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan, bantuan untuk balita disebut sebesar Rp250 ribu dan untuk lanjut usia sebesar Rp600 ribu, dengan penyaluran setiap triwulan selama penerima masih memenuhi kriteria program.

Salah seorang penerima bantuan, Saini (60), warga Selindung, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia berharap bantuan sosial tersebut dapat terus berlanjut untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarganya.

Saparudin menambahkan, data penerima manfaat akan terus dievaluasi dan diperbarui agar penyaluran bantuan sosial tetap tepat sasaran. Pemerintah juga mengandalkan koordinasi dengan pemerintah pusat, pendamping sosial, dan pihak perbankan dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.

Melalui sinergi tersebut, Pemkot Pangkalpinang berharap bantuan PKH dan sembako dapat meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat sekaligus memastikan program perlindungan sosial diberikan kepada masyarakat sesuai ketentuan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *