Seleksi Pemali Boarding School Terus Berlanjut, Ini Harapan Keyla Kejar Mimpi Bersama PT TIMAH 

banner 120x600

ZN, BANGKA TENGAH – Proses seleksi Program Pemali Boarding School PT TIMAH (Peresero) Tbk Tahun Ajaran 2026/2027 masih terus berlanjut. Saat ini, tim seleksi memasuki tahap survei dan verifikasi lapangan dengan mengunjungi langsung para calon peserta di berbagai wilayah operasional.

Pada tahun ini, sebanyak 194 pelajar yang mendaftar dalam program Pemali Boarding School PT TIMAH yang telah dibuka sejak 2 Maret hingga 10 April 2026 lalu.

Program beasiswa Pemali Boarding School PT TIMAH menjadi salah satu program unggulan PT TIMAH untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkar tambang yang diprioritaskan bagi para pelajar berprestasi dan juga berasal dari masyarakat berpenghasilan rendah.

Salah satu peserta yang mengikuti seleksi adalah Keyla Fatima, siswi kelas 9C dari SMP Negeri 2 Namang. Keyla mengaku mengetahui program tersebut dari gurunya yang mendorongnya untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur beasiswa, mengingat prestasi akademiknya yang menonjol.

“Awalnya saya dapat informasi dari guru, lalu disarankan untuk mendaftar. Dari situ saya tertarik dan memutuskan ikut seleksi,” ujar Keyla.

Dukungan dari orang tua semakin memantapkan langkahnya. Ia bahkan menyatakan kesiapan untuk tinggal di asrama jika dinyatakan lolos. Keyla berharap dapat mengembangkan potensi diri sekaligus meraih cita-citanya menjadi seorang dokter.

“Sudah siap, dan orang tua juga mendukung. Kalau pun belum berhasil, saya tetap akan semangat dan tidak putus asa,” tambahnya.

Ia menceritakan, motivasi utamanya ini untuk mengikuti program seleksi ini karena bisa mendukung dirinya untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan dirinya bisa mengembangkan potensi dengan optimal.

Selain Keyla, tim seleksi juga mengunjungi Tiara, siswi SMP Negeri 6 Sungai Selan, Bangka Tengah. Meski hidup di tengah keterbatasan, semangat Tiara tak pernah padam untuk belajar.

Orang Tua Tiara, Jumaidah mengatakan dirinya sangat mendukung buah hatinya untuk bisa mengikuti seleksi Program Pemali Boarding School PT TIMAH. Apalagi di tengah keterbatasan ekonomi mereka yang hanya pas-pasan.

“Beginilah kondisi keluarganya Tiara, ayahnya jadi pengumpul barang rongsokan dan saya hanya ibu tumah tangga. Saya mendukung anak saya ikut tes dan Kesempatan seperti ini sangat baik untuk anak kami, apalagi dengan sistem asrama yang bisa membentuk kemandirian,” ujarnya.

Ia juga mengaku sempat khawatir soal biaya, namun setelah mengetahui seluruh proses ditanggung oleh PT TIMAH, keluarga semakin yakin untuk mendukung Tiara mengikuti seleksi.

Melalui verifikasi lapangan ini, PT TIMAH memastikan bahwa program beasiswa tepat sasaran dan dapat menjangkau pelajar yang memiliki potensi sekaligus membutuhkan dukungan pendidikan. (*)

Sumber: www.timah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *