ZN, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus berupaya membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan kreativitas. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Festival Kepemudaan Kota Pangkalpinang 2026 di Taman Sari atau Wilhelmina Park, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Pangkalpinang ini, menjadi ajang bagi komunitas dan organisasi kepemudaan untuk memperkenalkan berbagai karya, bakat, serta inovasi kepada masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif atau yang akrab disapa Prof Udin, menyambut positif pelaksanaan festival tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada anak muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan kreativitas melalui wadah yang disediakan pemerintah daerah.
Ia menyebutkan, festival perdana tersebut dikemas dengan sejumlah kegiatan, di antaranya bazar dan pertunjukan seni yang melibatkan berbagai komunitas serta organisasi pemuda di Kota Pangkalpinang.
“Siang ini kita melaksanakan kegiatan Festival Kepemudaan Kota Pangkalpinang tahun 2026 yang pertama kalinya, digagas oleh teman-teman di Dinas Pemuda dan Olahraga. Kegiatannya ada bazar, pertunjukan pentas seni dari komunitas maupun organisasi pemuda yang ada di Kota Pangkalpinang,” ucapnya.
Bersama Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, Prof Udin juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dispora atas inisiatif menghadirkan kegiatan yang melibatkan generasi muda tersebut.
Ia mengatakan, keterlibatan komunitas dan organisasi kepemudaan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kreativitas di daerah. Pemerintah, kata dia, perlu memberikan dukungan agar potensi anak muda dapat berkembang dan memperoleh kesempatan untuk dikenal lebih luas.
“Tentu kami sebagai wali kota dan Ibu Dessy wakil wali kota, kami sangat mendukung dan memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga yang telah menggagas acara ini,” ujarnya.
Prof Udin berharap festival tersebut dapat menjadi agenda berkelanjutan dengan jumlah peserta dan komunitas yang semakin meningkat setiap tahunnya.
Ia juga menginginkan agar generasi muda Pangkalpinang memiliki lebih banyak kesempatan untuk menampilkan gagasan, hasil kreativitas, serta inovasi yang selama ini mereka kembangkan.
“Tentu harapannya tahun-tahun yang akan datang, kegiatan ini semakin banyak melibatkan peserta, pemuda-pemudi di Kota Pangkalpinang. Kegiatan seperti ini tentu untuk memberikan ruang, memberikan panggung kepada anak-anak muda di Kota Pangkalpinang untuk menampilkan apa yang selama ini mereka kreasikan dan inovasikan,” jelasnya.
Tidak hanya berfokus pada bidang seni dan kreativitas, festival ini juga menghadirkan bazar yang diharapkan dapat menjadi sarana pengembangan usaha bagi kalangan pemuda.
“Kemudian di bazar-bazar yang disiapkan oleh Dispora, semoga ini memberikan dampak positif bagi anak-anak muda di Kota Pangkalpinang untuk terus berkreasi dan berinovasi di masa-masa yang akan datang,” tutupnya. (Wln)














