Bekisah Diusulkan Rutin Tiap Tiga Bulan, Pemkot Pangkalpinang Targetkan UMKM Naik Kelas

banner 120x600

ZN, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang mengusulkan agar kegiatan Bangka Belitung Ekonomi dan Keuangan Syariah (Bekisah) yang digagas Bank Indonesia Perwakilan Bangka Belitung dapat dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan, guna mempercepat penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Usulan tersebut disampaikan Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Pangkalpinang, Agustu Effendi, yang mewakili Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, usai menghadiri pembukaan Bekisah 2026 di Masjid Agung Kubah Timah, Jumat (24/4/2026).

Menurut Agustu, peningkatan frekuensi pelaksanaan Bekisah diyakini mampu memberikan dampak yang lebih signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku UMKM.

“Dengan pelaksanaan yang lebih rutin, pelaku UMKM akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkembang, baik dari sisi pemasaran maupun peningkatan kapasitas usaha,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Bekisah merupakan salah satu wadah strategis dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah sekaligus memperluas akses promosi produk lokal. Oleh karena itu, perlu adanya perluasan cakupan peserta agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Pemerintah Kota Pangkalpinang, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memberikan dukungan melalui pembinaan berkelanjutan. Dinas Koperasi dan UMKM akan berperan aktif dalam meningkatkan kualitas sumber daya pelaku usaha, termasuk mendorong keterlibatan mereka dalam berbagai agenda promosi.

Selain itu, Agustu juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar pelaksanaan Bekisah dapat terus berkelanjutan.

“Kolaborasi dengan berbagai stakeholder sangat diperlukan agar program ini tidak hanya berjalan, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata. Harapannya, UMKM di Pangkalpinang dapat terus berkembang dan naik kelas,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *