ZN, TANGERANG SELATAN – Semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan terasa hangat di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Ratusan masyarakat, tokoh organisasi kemasyarakatan (ormas), advokat, hingga berbagai elemen masyarakat berkumpul dalam kegiatan buka puasa bersama dan pembagian 1.447 box takjil gratis yang digelar oleh Perkumpulan Advokat Betawi (PADI) Tangerang Selatan.
Kegiatan yang berlangsung di Alun-Alun Pondok Aren pada Jumat, 6 Maret 2026 itu berlangsung meriah dan menjadi salah satu peristiwa sosial yang menarik perhatian masyarakat. Selain sebagai ajang silaturahmi lintas organisasi, kegiatan tersebut juga menjadi simbol kepedulian sosial di bulan penuh berkah.
Kegiatan ini diprakarsai oleh jajaran pengurus PADI bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan di wilayah Pondok Aren. Kehadiran berbagai ormas menunjukkan kuatnya solidaritas dan kebersamaan dalam membangun masyarakat yang harmonis.
Ketua Umum PADI, Alf. Muh. Kurnia Ahyat, D.M., S.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi advokat terhadap masyarakat.
Menurutnya, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk mempererat hubungan antar sesama.
“Kegiatan ini bukan sekadar buka puasa bersama, tetapi juga simbol persatuan antara advokat, tokoh masyarakat, dan berbagai organisasi kemasyarakatan di Pondok Aren. Kami ingin menunjukkan bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama dalam membangun masyarakat yang adil dan sejahtera,” ujar Kurnia yang akrab disapa Bang Kurnia.
Ia menambahkan, PADI berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bidang advokasi hukum tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Salah satu momen yang menarik perhatian dalam kegiatan tersebut adalah pembagian 1.447 box takjil gratis kepada masyarakat yang melintas di kawasan Alun-Alun Pondok Aren.
Berdasarkan pantauan di lokasi, ribuan warga memadati area acara sejak sore hari. Mereka datang dari berbagai wilayah di sekitar Pondok Aren dan Tangerang Selatan untuk mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari pembagian takjil gratis, tausiyah Ramadan, hingga buka puasa bersama.
Pembagian takjil dilakukan oleh pengurus PADI, relawan, serta anggota berbagai ormas yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Para relawan terlihat membagikan takjil kepada pengendara, pejalan kaki, hingga warga sekitar yang hadir.
Jumlah 1.447 box takjil dipilih sebagai simbol Ramadan tahun 1447 Hijriah, sekaligus bentuk rasa syukur dan kepedulian kepada masyarakat.
Kegiatan ini juga diprakarsai oleh Ketua PADI Tangsel, Jaka Syahroni, S.H., CPM., yang dikenal sebagai salah satu tokoh advokat di wilayah tersebut.
“Kami ingin memastikan bahwa keberadaan advokat tidak hanya dikenal di ruang sidang, tetapi juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin menebarkan semangat kebersamaan dan kepedulian di bulan Ramadan,” ujarnya.
Pembina PADI Tangsel, H. Rohidi yang akrab disapa H. Bolo, turut menyampaikan dukungannya terhadap pengusaha muda dan pelaku UMKM dalam menjaga kestabilan ekonomi lokal.
Menurutnya, kegiatan yang melibatkan pedagang di kawasan Alun-Alun Pondok Aren menjadi salah satu cara memanfaatkan ruang publik untuk mendorong pertumbuhan usaha masyarakat kecil.
Ia menilai banyak anak muda di Tangerang Selatan memiliki semangat besar untuk berusaha dan meraih kesuksesan.
“Sinergi antara pemuda, pelaku UMKM, dan masyarakat akan menjadi kekuatan penting dalam menjaga kestabilan ekonomi sekaligus memperkuat kearifan lokal,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus wujud solidaritas antarorganisasi di wilayah Pondok Aren.
“Kami ingin Ramadan tahun ini menjadi momentum kebersamaan bagi seluruh masyarakat Pondok Aren dan Tangerang Selatan. Dengan berbagi takjil dan buka puasa bersama, kita memperkuat silaturahmi dan menjaga persatuan,” tambahnya.
Dukungan Tokoh dan Stakeholder
Kegiatan buka puasa bersama ini juga mendapat dukungan dari berbagai tokoh masyarakat dan stakeholder di Tangerang Selatan.
Salah satu tokoh yang hadir, Hendra Panjaitan, S.H., M.H., menilai kegiatan sosial seperti ini penting untuk mempererat hubungan antara profesi hukum dan masyarakat.
“Advokat harus dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan sosial seperti ini, kita bisa membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan dan kebersamaan,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD FORKKABI Tangsel Supandi Kopral menyatakan pihaknya siap bersinergi dengan PADI dalam berbagai kegiatan sosial.
“Apapun kegiatan yang dilakukan PADI, DPD FORKKABI Tangsel mendukung penuh,” ujarnya.
Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di Alun-Alun Pondok Aren semakin terasa khidmat. Ratusan peserta duduk bersama menikmati hidangan berbuka puasa sambil mendengarkan tausiyah Ramadan yang mengingatkan pentingnya persaudaraan dan kepedulian sosial.
Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat ketika para peserta saling berbincang dan berbagi cerita. Banyak warga mengaku senang dapat menghadiri kegiatan yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam satu momen kebersamaan.
Panitia berharap kegiatan buka puasa bersama dan berbagi takjil yang digelar PADI Tangsel dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai tradisi positif di bulan Ramadan.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat solidaritas antar organisasi masyarakat di wilayah Pondok Aren dan Tangerang Selatan.
“Semoga PADI semakin eksis, sukses, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Supandi.
Kesuksesan acara ini juga tidak terlepas dari dukungan pembina PADI Tangsel, H. Bolo, bersama tim Bolo Dekor yang membantu mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis acara sehingga kegiatan dapat berlangsung meriah dan tertib. (*)














