ZHIENEWS.COM, PANGKALPINANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bangka Belitung (Babel), terus mengawasi pelaksanaan kampanye Pasangan Calon (Paslon) hingga patroli masa tenang menjelang Pilkada tahun 2024.
Hal ini disampaikan Anggota Bawaslu Babel Novrian Saputra, saat Rapat Penguatan Kelembagaan Publikasi Hasil Pengawasan Tahapan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024, yang di gelar di Kantor Bawaslu Provinsi Babel, Senin (25/11/24) sore.
“Kami Bawaslu terus mengawasi pelaksanaan kampanye Paslon hingga patroli masa tenang menjelang Pilkada 2024. Sebanyak 1.451 kegiatan pertemuan tatap muka dan dialog telah dilaksanakan oleh para Paslon di tingkat kabupaten, kota, dan provinsi,” ujarnya.
“Selain itu, Bawaslu juga memantau kegiatan non-kampanye seperti aktivitas internal partai politik untuk memastikan tidak ada pelanggaran aturan kampanye,” katanya.
Dalam kesempatan itu Novrian juga menyatakan, bahwa masa tenang merupakan waktu yang sangat krusial dalam proses demokrasi, di mana seluruh pihak harus memastikan tidak ada kegiatan kampanye atau tindakan lain yang dapat memengaruhi kebebasan pemilih dalam menentukan pilihan.
“Masa tenang adalah waktu bagi masyarakat untuk merenungkan pilihannya tanpa ada tekanan atau pengaruh. Kami memastikan semua bentuk kampanye, baik terang-terangan maupun terselubung, tidak lagi terjadi selama periode ini,” tegasnya.
Terkait mekanisme penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) yang masih terpasang di masa tenang, Bawaslu menjelaskan bahwa proses ini melibatkan kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk KPU dan Satpol PP, guna memastikan penertiban berjalan lancar dan sesuai prosedur yang berlaku.
“Dalam Pilkada, penertiban APK menjadi tanggung jawab KPU bersama Satpol PP, namun kami tetap berperan aktif memberikan rekomendasi jika ditemukan pelanggaran administrasi. Kolaborasi ini penting agar penertiban dapat dilakukan secara efektif,” ungkap Novrian.
Selain melakukan pengawasan terhadap berbagai aktivitas kampanye dan pelanggaran di masa tenang, Bawaslu juga turut memastikan kesiapan distribusi logistik pemilu, termasuk surat suara dan perlengkapan lainnya, agar dapat sampai tepat waktu di lokasi-lokasi pemungutan suara di seluruh wilayah.
“Kami memastikan distribusi logistik pemilu berjalan lancar dan sesuai jadwal. Mulai besok, logistik seperti surat suara akan didistribusikan ke kantor lurah dan kepala desa 26 November. Semua pihak harus memastikan tidak ada kendala sehingga pemilih dapat menggunakan hak suaranya tanpa hambatan dan kami harap semua persiapan selesai tepat waktu sehingga masyarakat dapat memberikan suaranya dengan lancar pada 27 November,” jelasnya.
Bawaslu juga mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk membantu menciptakan suasana kondusif selama masa tenang dengan melaporkan segala bentuk pelanggaran, seperti keberadaan alat peraga kampanye (APK) yang masih terpasang, praktik politik uang, intimidasi pemilih, atau kampanye terselubung yang melanggar aturan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan pelanggaran yang ditemukan, baik itu APK yang masih terpasang, politik uang, maupun bentuk intimidasi lainnya, demi menjaga integritas pemilu dan memberikan ruang bagi pemilih untuk menentukan pilihannya dengan bebas dan adil,” ujarnya.
Sementara, Dirkrimum Polda Kepulauan Babel dalam sambutannya mengatakan, bahwa seluruh kegiatan kampanye selama periode 23 September hingga 21 November 2024 berjalan aman dan kondusif. Total terdapat 1.448 kegiatan kampanye yang mendapat pengamanan ketat, termasuk 338 kegiatan untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur, 42 kegiatan pemilihan wali kota dan wakil wali kota, serta 1.068 kegiatan untuk pemilihan bupati dan wakil bupati.
Dirkrimum polda Babel menjelaskan bahwa seluruh izin kampanye yang masuk telah diproses oleh satuan intelijen dan keamanan. Tercatat 101 izin untuk pemilihan bupati, 17 izin untuk pemilihan wali kota, dan 440 izin untuk pemilihan gubernur. Kampanye terbanyak berlangsung di Kabupaten Bangka Barat, yang memiliki tiga pasangan calon.
“Sampai saat ini, situasi tetap kondusif tanpa ada insiden yang dapat mengganggu jalannya tahapan Pilkada. Operasi Mantap Praja 2024 terus berjalan dengan optimal,” tuturnya.
Sebanyak 509 personel telah dikerahkan ke berbagai daerah untuk memastikan pengamanan, termasuk di Belitung Timur yang menjadi lokasi debat calon gubernur dan wakil gubernur. Ia menegaskan pentingnya netralitas aparat dalam Pilkada, sebagaimana diatur dalam undang-undang.
“Kami berharap seluruh tahapan Pilkada, termasuk pemungutan suara, dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif sehingga masyarakat bisa menentukan pilihannya dengan tenang,” pungkasnya. (zahwa)