Festival Pasir Padi 7 Jadi Momentum Penguatan Budaya dan Ekonomi Kreatif Pangkalpinang

banner 120x600

ZN, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang kembali menggelar Festival Pasir Padi 7 Tahun 2026 di kawasan Pantai Pasir Padi, Jumat (19/6/2026). Kegiatan tahunan ini menjadi wadah untuk memperkuat sektor pariwisata, menggerakkan ekonomi kreatif, serta mempererat kebersamaan melalui keberagaman budaya.

Sebanyak 65 stan UMKM yang melibatkan 130 pelaku usaha turut meramaikan festival. Beragam produk kuliner, kerajinan tangan, dan hasil kreativitas masyarakat mendapat perhatian besar dari para pengunjung yang memadati lokasi sejak pagi hari.

Sekitar 500 masyarakat, wisatawan, komunitas seni, dan pelaku usaha hadir memeriahkan pembukaan festival. Berbagai pertunjukan seni budaya dan hiburan rakyat menambah semarak suasana di destinasi wisata andalan Kota Pangkalpinang tersebut.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin atau yang akrab disapa Udin mengatakan Festival Pasir Padi bukan sekadar agenda hiburan tahunan, melainkan sarana untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat.

“Festival ini menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas seni, dan masyarakat untuk bersama-sama memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Pangkalpinang,” ujarnya.

Menurutnya, penyelenggaraan festival yang bertepatan dengan tradisi Pekcun memberikan nilai tambah tersendiri karena menghadirkan kekayaan budaya yang telah hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

“Keberagaman budaya yang ditampilkan dalam Festival Pasir Padi merupakan cerminan kehidupan masyarakat Pangkalpinang yang harmonis dan saling menghormati. Inilah kekuatan yang harus terus kita jaga dan lestarikan,” ucap Prof Udin.

Turut hadir dalam pembukaan festival tersebut Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Widya Kemala Sari, Kapolresta Pangkalpinang AKBP Indra Wijatmiko, Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang Bunda Susanti Saparudin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, serta perwakilan perbankan.

Prof Udin menegaskan, Pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen menjadikan Pantai Pasir Padi sebagai destinasi unggulan yang mampu menarik kunjungan wisatawan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

“Pangkalpinang dikenal sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi. Melalui Festival Pasir Padi, kita ingin menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa keberagaman menjadi kekuatan dalam membangun daerah yang maju, inklusif, dan berdaya saing,” tambahnya.

Festival Pasir Padi 7 akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan menghadirkan berbagai perlombaan, atraksi budaya, dan hiburan rakyat yang dapat dinikmati masyarakat dan wisatawan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *