Festival Semarak Ekraf Pangkalpinang 2026 Resmi Ditutup, 60 Tenant dan Talenta Muda Ramaikan Alun-Alun

banner 120x600

ZN, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang resmi menutup Festival Semarak Ekraf Pangkalpinang ke-2 Tahun 2026 di Alun-Alun Taman Merdeka, Sabtu (16/5/2026) malam. Festival tersebut menjadi ajang promosi ekonomi kreatif sekaligus wadah apresiasi bagi talenta muda Kota Pangkalpinang.

Penutupan festival dihadiri Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pangkalpinang, Syarli Nopriansyah, mewakili Wali Kota Pangkalpinang.

Dalam sambutan wali kota yang dibacakannya, Syarli menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dan para pelaku ekonomi kreatif yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.

“Festival ini bukan sekadar hiburan, tetapi investasi masa depan bagi Kota Pangkalpinang,” ujar Syarli.

Festival tahun ini menghadirkan sekitar 60 tenant ekonomi kreatif yang menampilkan beragam produk lokal, mulai dari UMKM, kuliner khas seperti otak-otak Pangkalpinang, hingga karya kreatif masyarakat.

Tak hanya itu, kegiatan juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni, teater, serta kompetisi robotik tingkat sekolah dasar yang menarik perhatian pengunjung.

Menurut Syarli, festival tersebut menunjukkan bahwa Pangkalpinang memiliki banyak talenta kreatif, baik di bidang usaha maupun teknologi.

“Dari anak-anak sekolah dasar yang mahir merakit robot hingga pelaku ekraf yang menampilkan produk-produknya, semuanya adalah pahlawan ekonomi kota ini,” katanya.

Pada malam penutupan, panitia menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba robotik dan lomba mewarnai tingkat SD sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas generasi muda.

Penghargaan juga diberikan kepada tenant kreatif terbaik yang dinilai memiliki tampilan visual menarik dan disiplin selama mengikuti festival.

Acara penutupan semakin meriah dengan penampilan seni dan musik dari pelaku seni lokal, termasuk peluncuran lagu “Pangkalpinang” karya anak daerah yang dibawakan Akbar.

Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap lagu tersebut dapat menjadi ikon budaya sekaligus media promosi daerah.

Dalam kesempatan itu, pemerintah juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pelaku ekonomi kreatif, komunitas budaya, pelaku usaha, dan pemerintah daerah untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Pemkot Pangkalpinang turut menyampaikan terima kasih kepada panitia, sponsor, relawan, seniman, dan seluruh pihak yang mendukung suksesnya festival tersebut.

“Kami berharap Festival Semarak Ekraf dapat terus berkembang dan menjadi agenda tahunan Kota Pangkalpinang yang lebih meriah di masa mendatang,” tutup Syarli. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *