Berita  

Aneh..! Sekuriti PT Timah Nyambi jadi Satgas di Jalan Jelitik

banner 120x600

ZN, SUNGAILIAT – Penyekatan Jalan Jelitik, Kabupaten Bangka yang dilakukan Tim Satgas Timah masih terus berlangsung. Namun, ada hal yang cukup mengejutkan pada saat salah seorang pengendara bernama Yan, ingin melintasi jalan tersebut, Tiba-tiba kendaraan mobil pribadi miliknya diberhentikan, kemudian dilakukan pemeriksaan oleh seorang petugas sekuriti PT. Timah

Kejadian ini tentu saja menimbulkan tanda tanya besar terkait apa kapasitas dan wewenang petugas sekuriti itu untuk melakukan pemeriksaan kendaraan yang hendak melintas ke kawasan industri tersebut.

“Aneh..! Apa kapasitas sekuriti PT. Timah itu memberhentikan dan memeriksa mobil saya? Padahal disana ada Tim Satgas yang katanya gabungan dari Satgas PKH dan Satgas Halilintar, seharusnya itu kan tugas,” ujar Yan saat dibincangi wartawan, Senin (24/11/25) petang.

Yan mengaku terganggu dengan adanya penyekatan Jalan Jelitik yang dilakukan oleh Tim Satgas, terlebih jalan tersebut merupakan kawasan industri yang cukup ramai dilalui oleh masyarakat khususnya para pengguna kendaraan sepeda motor dan mobil.

“Sebagai pengguna jalan, saya merasa terganggu dan resah dengan adanya penyekatan jalan ini, apalagi ini kan jalan umum, ramai kendaraan lalu-lalang. Jadi jelas mengganggu aktivitas para pengguna jalan,’ ungkapnya.

“Tolong lah pak Gubernur, Kapolda, Kajati dan pak Danrem sikapi ini jangan diam saja, kami masyarakat ini sudah resah.

Sayangnya, hingga berita ini ditayangkan, Direktur Operasi PT. Timah yang juga mantan Komandan Satuan Tugas (DANSATGAS) PKH, Handy enggan memberikan keterangan alias bungkam saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat Whatsapp dalam status online.

Terkait dengan hal ini, Ketua Tim Pembina Satgas PKH Sjafrie Sjamsoeddin dalam upaya konfirmasi.

Berkaca dari kejadian ini, jika dikaitkan dengan pengakuan dari sumber tertutup kepada babelterkini.com sebelumnya dinilai cukup beralasan, yang mempertanyakan integritas dari Satgas Timah.

“Apa urgensi dan kapasitas Satgas (PKH Halilintar-red) menggeledah setiap mobil masuk ke pabrik di Jelitik? Macam gaya-gaya preman, tanpa surat tugas, tanpa seragam. Kalau bertujuan untuk meminimalisir timah yang masuk ke pabrik, kenapa timah yang masuk ke PT. Timah juga tidak dicek kebenarannya? Apa sesuai dari IUP,” tanya sumber dengan nada kesal.

Menurut sumber, tujuan dari tindakan ini adalah upaya untuk memonopoli timah dengan cara menggunakan tangan Satgas.

“Kalau bertujuan untuk meminimalisir timah yang masuk ke pabrik maka kenapa timah yang masuk ke PT. Timah tidak diperiksa. Sudah bukan rahasia lagi kalau timah yang masuk ke PT. Timah ada yang dari luar IUP,” bebernya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *