ZN, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menyampaikan apresiasi kepada PT PLN (Persero) melalui program Srikandi PLN atas penyaluran 100 paket bantuan nutrisi untuk keluarga berisiko stunting di kota tersebut.
Bantuan diberikan kepada para orang tua dengan bayi di bawah usia tiga bulan, sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan angka stunting di Pangkalpinang. Kegiatan ini digelar di Balai Besar Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (17/11/2025).
Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna menyampaikan salam dan pesan dari Wali Kota Pangkalpinang, Safarudin, yang berhalangan hadir karena agenda lain. Wali kota mendorong agar kegiatan berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa program Genting atau Gerakan Bersama Cegah Stunting Demi Generasi Emas Indonesia merupakan upaya strategis melalui kolaborasi berbagai pihak sebagai “orang tua asuh”. Penanganan pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) disebut menjadi faktor kunci dalam mencegah stunting.
“Mulai dari masa kehamilan, proses melahirkan, pemberian ASI eksklusif 6 bulan, hingga MPASI yang tepat adalah bagian penting untuk memastikan tumbuh kembang anak berlangsung optimal,” ujarnya.
Dalam kesempatan kesempatan tersebut, Pemkot Pangkalpinang mengapresiasi kontribusi PLN yang telah menyalurkan 100 paket bantuan nutrisi, termasuk telur dan bahan pangan pendukung. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan asupan gizi anak dan mempercepat penurunan prevalensi stunting di daerah tersebut.
Dessy menjelaskan saat ini, angka stunting di Pangkalpinang berada di kisaran 17 persen. Pemerintah menargetkan angka tersebut dapat menurun pada tahun 2025 melalui sinergi antara pemerintah, PKK, OPD, dan pihak swasta.
“Kami berharap program seperti ini dapat menjadi kegiatan rutin. Penurunan stunting harus menjadi perhatian bersama. Dengan dukungan seluruh pihak, kita optimistis dapat menciptakan generasi Pangkalpinang yang sehat dan cerdas,” ucap Dessy.
Bantuan dari PLN tersebut akan didistribusikan langsung kepada para penerima manfaat yang telah terdata oleh pemerintah. (Wln)
















