ZHIENEWS.COM, PANGKALPINANG – dr. Agus Subakah Direktur Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Pangkalpinang mengaku adanya kekurangan yang terjadi serta menegaskan komitmen RSBT untuk melakukan pembenahan internal.
dr. Agus mengakui bahwa kekurangan dalam permasalahan terkait meninggalnya bayi AZ menjadi tamparan bagi pihak RSBT untuk memperbaiki secara menyeluruh dan secara transparan.
Hal itu disampaikan dr. Agus saat menggelar konferensi pers bersama keluarga bayi AZ di Ruang Pertemuan Direksi RSBT Pangkalpinang, Selasa (9/9).
”Manajemen menyadari ada kekurangan dalam permasalahan ini. Kami berkomitmen memperbaikinya melalui evaluasi menyeluruh dan transparansi dalam penanganannya,” ujarnya.
”Saat ini, kami terus melakukan investigasi terkait dugaan kelalaian tersebut, apabila dalam investigasi ditemukan adanya pelanggaran terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), maka akan diberikan sanksi sesuai regulasi yang berlaku,” tegas dr. Agus.
Ditempat yang sama, A selaku ayah korban menyampaikan rasa duka mendalam masih dirasakan keluarga atas kehilangan putranya.
”Kami berharap peristiwa serupa tidak terulang kembali, dan kepercayaan masyarakat terhadap RSBT bisa pulih,” ungkapnya.
Disinggung soal proses hukum yang saat ini masih berjalan, A menjelaskan bahwa pihak keluarga dan manajemen RSBT sepakat untuk berdamai serta menarik laporan dari kepolisian.
”Sekali lagi, kami sudah menyepakati untuk berdamai. Terkait proses hukum yang sebelumnya sudah berproses atas dasar laporan dari istri saya, nanti rencananya laporan tersebut akan kami tarik,” jelasnya.
”Intinya kami sudah sepakat berdamai, kami berharap tidak ada lagi kejadian yang sama kedepannya,” tutup Ayah korban. (JP)
















