Wagub Hellyana Mangkir Lagi Dipanggil Polda Babel Terkait Kasus Penipuan

banner 120x600

ZHIENEWS.COM, PANGKALPINANG – Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana kembali mangkir yang ketiga kalinya dipanggil penyidik Polda Babel terkait kasus dugaan penipuan.

Kabar yang beredar menyebutkan Hellyana kembali dipanggil penyidik Polda Babel dan dijadwalkan untuk diperiksa hari ini, Kamis, 28 Agustus 2025, selaku terlapor terkait kasus dugaan penipuan.

Panggilan ini adalah untuk yang ketiga kalinya dilayangkan kepada Hellyana. Sebelumnya, dikabarkan ia tidak memenuhi panggilan pertama dan kedua.

Hal ini dibenarkan Kabid Humas Polda Babel Kombes Fauzan Sukmawansyah, ketika dikonfirmasi Kamis siang (28/8/2025).

Fauzan menjelaskan bahwa Hellyana mengirimkan surat terkait agenda pemeriksaan hari ini.

“Ya ada surat permohonan dari yang bersangkutan penundaan pemeriksaan dan jadwal ulang,” kata Fauzan, tanpa merinci detail alasan penundaan dan kapan dijadwal ulang.

*Dilaporkan*

Melansir berita sebelumnya, Adelia, mantan Manager hotel di Pangkalpinang melaporkan Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, ke Polda Babel terkait dugaan penipuan.

Adelia didampingi penasehat hukum, Aldy Salim SH tiba di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Babel sekitar pukul 14.00 Wib, Kamis (17/7/2025).

Sebelum memasuki gedung SPKT, kepada wartawan, Aldi Salim menjelaskan bahwa kliennya Adelia melaporkan seorang pejabat daerah inisial H atas dugaan penipuan uang hotel.

” Hari ini kami melaporkan adanya dugaan penipuan oleh terlapor inisial H, saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Babel,” kata Aldy.

Dikatakan Aldi, bahwa kliennya dulu berkerja sebagai mantan Manager hotel di Pangkalpinang dan berteman akrab dengan Ibu Hellyana selaku Wagub Babel.

“Klien kami merasa dimanfatkan oleh terlapor (Hellyana) dan ditipu pesan-pesan hotel tapi tidak dibayar. Akhirnya yang menanggung kerugian adalah klien kami. Bahkan klien kami kehilangan mata pencarian dan harus menanggung semua beban kerugian akibat penipuan,” ungkapnya.

Adapun kejadiannya, lanjut Aldy, terjadi kurun waktu tahun 2023-2024. ” Kerugiannya sekitar 20-30 juta. Hari ini kami mencoba melaporkan kasus ini ke SPKT Polda Babel dan kronologis akan kami sampaikan. Harapan kami laporan bisa diterima dan meminta dukungan dari masyarakat jangan sampai seorang pejabat diprioritaskan tajam ke bawah tumpul ke atas,” tegasnya.

Sementara itu, Wagub Babel, Hellyana dan pihak terkait sampai berita ini dipublish dalam upaya konfirmasi. (007).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *