Polairud Babel Bantah Terkait Tambang Ilegal di Tanjung Bunga, Tegaskan Akan Tindak Tegas Pelaku

banner 120x600

ZN, PANGKALPINANG – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Kepulauan Bangka Belitung membantah keterlibatan institusinya dalam isu rencana aktivitas tambang ilegal di perairan Tanjung Bunga.

Direktur Polairud Polda Babel, Kombes Pol Rudi Saeful Hadi, menegaskan bahwa informasi yang menyebut keterlibatan pihaknya dalam aktivitas tersebut tidak benar.

“Itu tidak benar. Informasi tersebut merupakan fitnah. Saya mendapat kabar ini dari rekan-rekan Persatuan Wartawan Indonesia,” ujar Rudi saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (3/4).

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk aktivitas penambangan ilegal di wilayah perairan Bangka Belitung.

“Jika memang ada aktivitas ilegal, kami pastikan akan ditindak tegas. Tidak ada kompromi,” tegasnya.

Rudi juga menyayangkan adanya oknum yang mencatut nama institusi Polri, khususnya Polairud, dalam isu tersebut.

“Kami sangat menyesalkan adanya pihak-pihak yang membawa nama Polairud. Kami tegaskan, tidak ada toleransi terhadap aktivitas ilegal,” ujarnya.

Sebelumnya, beredar informasi terkait rencana aktivitas penambangan ilegal di kawasan non-IUP di Pantai Tanjung Bunga. Dalam isu tersebut, sejumlah nama pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangka Belitung hingga aparat penegak hukum disebut-sebut turut terlibat.

Bahkan, nama Ketua PWI Bangka Belitung, M. Fathurakhman, juga dikabarkan telah mencapai kesepakatan terkait kompensasi dalam aktivitas tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *