Berita  

CV SMS Langgar Batas RK PT BSI, Wastam PT Timah Kemana?

banner 120x600

ZHIENEWS.COM, PANGKALANBARU — Belum kering air mata keluarga korban kecelakaan (laka) tambang di Tempilang Kabupaten Bangka Barat, aksi mitra nakal kembali lolos dari pantauan Pengawas Tambang (Wastam) PT Timah.

Aksi nakal ini, dilakukan oleh pelaku tambang dari CV SMS yang menggarap RK milik CV BSI. Namun anehnya, pihak wastam terkesan lalai memantau para pelaku tambang nakal.

Dari keterangan CV BSI, aksi langgar batas RK ini dilakukan oleh dua unit ponton tambang milik CV SMS bernomor 10 dan 03, yang pada Selasa (26/8/2025) siang, kedapatan sudah melakukan uji bor di lokasi yang menjadi kuasa CV BSI.

Lucunya, saat dikomunikasikan, pihak CV SMS mengaku dua ponton tersebut hanyut terbawa arus. Padahal, jelas-jelas dua ponton milik CV SMS itu sudah melakukan uji bor, di lokasi yang bukan merupakan wilayahnya.

“Kami bingung pak, lebih baik lapor ke koordinator tambang CV BSI. Karena kalau kami yang tegur nanti malah jadi ribut. Tapi yang jelas, dalam kesepakatan kontrak, kita selaku mitra tidak boleh keluar dari wilayah kerja yang sudah ditetapkan, apalagi itu milik CV lain,” terang seorang penambang dari CV BSI.

Jika pihak wastam) PT Timah kerap lalai, tak heran laka tambang atau kericuhan antar penambang terjadi kapan saja.

Seperti diketahui, saat ini pihak PT Timah bersama mitra, sedang melakukan evakuasi korban laka tambang di Tempilang.

Kejadian langgar batas di laut Sanfur yang terjadi hari ini, bukan tak mungkin bisa berakibat laka tambang, jika pihak Wastam lalai dalam melaksanakan SOP-nya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak wastam PT Timah belum memberikan komentar. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *