Gelar Ngabuburit Pengawasan, Bawaslu Babel Soroti Tiga Potensi Kerawanan di Pilkada Ulang

banner 120x600

ZHIENEWS.COM, PANGKALPINANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar kegiatan ngabuburit pengawasan dan santunan dengan tema “Evaluasi Pengawasan Pilkada Serentak 2024 oleh media massa”, yang digelar di Kantor Bawaslu Provinsi Babel, Rabu (12/03/25) sore.

Dalam kesempatan itu, Ketua Bawaslu Babel M Osykar menyampaikan bahwa Bawaslu Babel menyoroti tiga potensi kerawanan di Pemilu ulang untuk Kabupaten Bangka dan Kota Pangkalpinang serta Pemilihan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Bangka Barat.

“Kami telah melakukan mitigasi karena PSU ini tingkat kerawanannya tinggi, tiga hal yang kami soroti yakni Money Politic, Isu SARA dan Netralitas ASN serta perangkat desa,” ujarnya.

“Ini merupakan tugas pencegahan, mengingat begitu singkatnya waktu, semua mata tertuju terhadap PSU di Bangka Barat,” tambah Osykar.

Osykar menambahkan, terkait Isu SARA menjadi catatan Bawaslu Babel, serta Bawaslu Babel sudah menghimbau baik kepada masyarakat maupun ke Pasangan Calon (Paslon).

“Hal-hal yang dapat jadi catatan, bahwa pelaksanaan PSU di Kabupaten Bangka Barat terjadi di 4 TPS di Desa Sinar Manik,” kata Osykar.

“Jadi Terkait Isu SARA menjadi catatan kami dan kami juga sudah mengimbau baik itu ke Paslon maupun masyarakat. Nantinya kami akan gelar patroli pengawasan di 4 TPS,” ungkapnya.

Terkait penggalangan KTP Paslon Perseorangan, EM Osykar mengatakan perlunya dilakukan pengawasan lebih karena dinilai cukup tinggi tapi tingkat kerawanannya.

“Maka dari itu, kami kepada KPU untuk lebih terbuka terkait SILONKADA agar KPU dapat memberikan akses sebesar-besarnya terhadap rekan-rekan pengawas dalam melakukan pengawasan,” tutupnya.

Sementara itu, Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas, Sahirin mengatakan kegiatan ngabuburit pengawasan tidak hanya sebatas ngabuburit, tetapi ini juga meliputi kegiatan publikasi hasil pengawasan baik itu akan agenda MK untuk Kabupaten Bangka Barat terkait PSU.

“Pada prinsipnya kami akan melakukan santunan, mudah-mudahan dengan Bawaslu melakukan kegiatan tidak henti-hentinya mengedukasi masyarakat,” tutup Sahirin. (Wln)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *